(LENGKAP) DAFTAR ANTIBIOTIK UNTUK WANITA HAMIL & MENYUSUI

Minum Antibiotik yang aman untuk kehamilan, janin & menyusui | Antibiotik yang berbahaya dan harus dihindari saat Ibu Hamil & Ibu Menyusui : Amoxicillin, Cefadroxil, Cefazolin, Cefotaxime, Ceftazidime, Ceftriaxone, Ciprofloxacin, Clindamycin, Erythromycin, Gentamicin,Kanamycin, Ofloxacin, Penicillin, Streptomycin, Tetracycline, cotri, Trimethoprim/sulfamethoxazole,dll.  Selengkapnya bisa dibaca disini: antibiotik ibu hamil

Antibiotika banyak digunakan secara luas pada kehamilan. Karena adanya efek samping yang potensial bagi ibu maupun janinnya, penggunaan antibiotika seharusnya digunakan jika terdapat indikasi yang jelas. Prinsip utama pengobatan wanita hamil dengan penyakit adalah dengan memikirkan pengobatan apakah yang tepat jika wanita tersebut tidak dalam keadaan hamil. Biasanya terdapat berbagai macam pilihan, dan untuk alasan inilah prinsip yang kedua adalah mengevaluasi keamanan obat bagi ibu dan janinnya.

Bila tidak diperlukan benar, sebaiknya ibu hamil membatasi konsumsi obat-obatan, terutama antibiotik yang bisa membahayakan tumbuh kembang janin. Masa paling krusial yang perlu diwaspadai adalah pada trisemester pertama kehamilan.

Obat antibiotik golongan kuinolon harus dihindari ibu hamil karena berpotensi menyebabkan kecacatan.“Antibiotik ini bekerja untuk menghambat pembentukan inti sel. Bila dikonsumsi saat hamil bisa menyebabkan gangguan pertumbuhan tulang pada janin,” papar dr.Tonny Loho, spesialis patologi klinik dari RSCM Jakarta.

Gangguan tulang yang sering dialami bayi akibat antibiotik ini adalah terganggunya pertumbuhan tulang sehingga anak beresiko pendek. Risiko lainnya adalah tidak menutupnya tulah belakang (spina bifida).

طبيب الطب النبوي Dokter Pengobatan Nabawi

(LENGKAP) DAFTAR ANTIBIOTIK UNTUK WANITA HAMIL & MENYUSUI : Minum Antibiotik yang aman untuk kehamilan, janin & menyusui | Antibiotik yang berbahaya dan harus dihindari saat Ibu Hamil & Ibu Menyusui : Amoxicillin, Cefadroxil, Cefazolin, Cefotaxime, Ceftazidime, Ceftriaxone, Ciprofloxacin, Clindamycin, Erythromycin, Gentamicin,Kanamycin, Ofloxacin,  Penicillin, Streptomycin, Tetracycline, cotri, Trimethoprim/sulfamethoxazole,dll

Antibiotika banyak digunakan secara luas pada kehamilan. Karena adanya efek samping yang potensial bagi ibu maupun janinnya, penggunaan antibiotika seharusnya digunakan jika terdapat indikasi yang jelas. Prinsip utama pengobatan wanita hamil dengan penyakit adalah dengan memikirkan pengobatan apakah yang tepat jika wanita tersebut tidak dalam keadaan hamil. Biasanya terdapat berbagai macam pilihan, dan untuk alasan inilah prinsip yang kedua adalah mengevaluasi keamanan obat bagi ibu dan janinnya.

Bila tidak diperlukan benar, sebaiknya ibu hamil membatasi konsumsi obat-obatan, terutama antibiotik yang bisa membahayakan tumbuh kembang janin. Masa paling krusial yang perlu diwaspadai adalah pada trisemester pertama kehamilan.

Obat antibiotik golongan kuinolon harus dihindari…

View original post 431 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s